Otak Kiri

Site ini hanya sekedar iseng aja, hasil dari otak sebelah kiri yang eror. Jadi...jangan dengarkan apa katanya!!!
"Menulis yang aku bisa,kalo mencopet yang agak susah, dan pacaran kadang bisa kadang juga susah"


1. Avoid Poison Talk (Hindari Kata Beracun) – There is no Benefit for being Cruel


Kata2 yang sinis, mencemooh, mengejek, menyindir, sering memberikan kepuasan pribadi kepada kita, tetapi tidak berguna sama sekali dalam kehidupan bersosial kita. Hilangkan semua Kata2 Beracun dari kebiasaan anda berbicara. Perhalus juga semua makian dan amarah anda tanpa menghilangkan keseriusan anda dalam berkomunikasi.
Hindari kata2 keras/kasar:
“Anda memang bodoh/ egois/ keras kepala…”
Ubahlah lebih halus tanpa mengurangi artinya, seperti contoh berikut :
“ Kalau saya jadi anda, saya usir orang itu” -> “ Sebaiknya anda bicarakan dengan dia cara menyelesaikan masalahnya.”
“Murah minta bagus!” -> “Coba kita perbaiki bersama”
“Dasar karyawan bodoh!” -> “Tolong diperiksa lagi”
“Bukan urusan saya itu” -> “Saya cek ya siapa yang mengurus masalah tersebut”


2. PowerTalk is Short (Katakan seperlunya) – Just Say What is Necessary

Kata kata yang berlebih sering malah mengaburkan arti dan memperkeruh suasana, katakan secukupnya dan berhentilah berbicara.
Kita diberikan dua telinga dan hanya satu mulut dengan maksud untuk lebih mau sungguh2 mendengarkan dan sedikit berbicara.
Dalam dunia yang terlalu banyak informasi ini singkat selalu lebih kuat dan di-ingat.

3. PowerTalk is Detail (Katakan dengan Detil) – God is in the Detail

Katakan dengan detail dan tepat, ini penting dalam komunikasi untuk menghindarkan kesalah pahaman, dan kekaburan arti. Singkat tapi harus cukup detail pada persoalan nya sehingga tidak membuat kebimbangan. Ketika pendengar merasa kabur artinya maka dia akan mengasumsikan yang terburuk, atau malah salah mengartikan yang bisa berakibat buruk.
Ketepatan komunikasi sangatlah penting untuk menghindari kebingungan
Contohnya berikut :
“ Akan kita selesaikan secepatnya” -> “ Dapat anda ambil besok jam 4 sore”
“ Kalau ada telpon coba dijawab secepatnya” -> “Sebaiknya telpon diangkan sebelum dering ke empat”
“ Karyawan harus berpakaian yang rapi dan sopan” -> “ Jangan memakai celana jean lusuh pada hari kerja”
“ Mobilnya parkir di lantai 3” -> “Mobil diparkir di lantai 3 diseberang pintu masuk”

4. PowerTalk is Targeted (Pilihlah kata2 yang tepat dan bertujuan) – Use Winning Words

Kita harus mencari dan menemukan Kata2 Kunci yang dapat dipakai untuk mempengaruhi orang dan berkomunikasi dengan kuat. Kata2 kunci ini sering harus disesuaikan dan di cocokkan dengan personality pembicara, carilah satu2 dan jadikan kosa kata sehari hari anda.
Pembicaraan kita harus mentargetkan pada tujuan kita berkomunikasi.
Apa tujuan kita dalam berkomunikasi ini?:
-Berkeluh kesah?
-Memaki orang dan memuaskan diri kita?
-Mengubah pendapat orang lain?
-Membuktikan bahwa kita yang benar?
Ataukah:
-Mempengaruhi orang untuk membeli?
-Mencari atau memberi Informasi?
-Memahami pelanggan?
-Menyelesaikan masalah?

5. PowerTalk is about the “Truth” (Katakan yang sebenarnya) – Say What you Mean

Katakan yang anda maksudkan sebenarnya apa. “Jujur” adalah satu2 nya cara untuk dapat mempunyai kredibilitas dan kepercayaan.
Credibility dan Trust menguatkan siapa “Anda” dan membuat apa yang anda katakan menjadi berpengaruh karena Anda “Siapa”, dan bukan sekedar “Apa” yang anda katakan. Dalam jangka panjang ini strategi komunikasi paling penting.

6. PowerTalk brings Real Action (Lakukan apa yang anda katakan) – Mean What You Say

“Over-deliver” dengan apa yang anda telah katakan, laksanakan sesuai janji anda. Reputasi anda akan terdengar oleh orang lain, dan reputasi anda mewakili perusahaan dan nama anda. Kejujuran harus dibarengi dengan tindakan yang nyata untuk menguatkan kita dalam berkomunikasi. Untuk menjadi sukses, kita harus melihat Hidup ini bukan sekedar basa basi.

7. PowerTalk is being Nice (Katakan dengan semanis mungkin) – Dont Be Mean When You Say It

Berilah “muka” pada orang lain, jangan menjadi galak, ganas, menyakitkan, sarkastik, walaupun mereka ternyata salah dan anda benar. Menanamkan maaf dan kebaikan akan memberikan buah dikemudian hari dan menciptakan teman. Memperhalus kata2 kita dalam berbicara memberikan kelebihan kekuatan pada teknik komunikasi kita yang akan menguntungkan kita.
Contohnya :
“Saya sepertinya sudah mengenal anda lama.”
“Wah anda hebat, bisa mengatur 75 anak buah dengan sebaik ini”
“Saya tidak pernah tahu kalau ternyata Harley Davidson punya cerita semenarik itu”
“Perusahaan anda paling saya kagumi dalam berbisnis”
“Luar Biasa!’
“Sukses Untuk Anda”

[+/-] Selengkapnya...

Tau nih paan yg gue tulis...tp inilah gue, yang harus mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka pencarian pendamping hidup gue, kali aja ada yg minat [pendaftaran bisa lewat post comment] heheheeee....
"Mencari Istri" buat sebagian dua suku kata ini terasa sangat sederhana dan terlalu menggelikan untuk diomongkan. Mereka yang easy going ini tinggal berkata, "Apa sih susahnya mendapatkan istri, cari saja pacar sebanyak-banyaknya, tinggal pilih saja satu yang sesuai." Realita-nya toh tak semudah itu bukan?


Dulu gue bisa dikatakan mudah untuk bergonta-ganti pacar, suka gue kejar ga suka gue tinggal [sadis beud gue] tapi saat ini mencari istri yang tepat bahkan lebih susah dari mendapat uang bermilyar-milyar [itu jga ga prnh gue dapat], lebih sukar daripada blajar bhs inggris [sampai skrg bhs inggris gue aneh]. Kita toh bisa lihat sendiri betapa banyak perkawinan pasangan orang-orang terkenal atau orang-orang terdidik yang kandas beberapa saat kemudian, akhirnya orang pun berucap "ah, ... mungkin bukan jodohnya."

Apakah seorang pasangan hidup yang bagus secara fisik, indah hatinya, tinggi intelektualitasnya, tekun ibadahnya, terjamin penghidupannya. Jika ya tentunya tak lebih dari 1% saja orang yang menikah di dunia ini. Hmm, problem besar bukan? Bagaimana mungkin salah satu sumber kebahagiaan terbesar dalam hidup tidak pernah ada ilmunya.

Tp toh, tetep saja gue masih susah dalam mencari. Bahkan nyokap gue ngasih tenggang waktu ke gue. Bahaya!!!!!
Kalo ada yg minat, daftar di post comment lampirkan jga no. telp lw. Jangan nomor polsek setempat!!

[+/-] Selengkapnya...



Aku berjalan-jalan dalam hutan
hanya seorang diri
tidak ada yang kucari

Kulihat dalam keteduhan
sekuntum bunga tegak berdiri
bagai bintang bersinar seri



Ingin aku memetiknya
namun bunga berkata sendu:
"Haruskah aku layu...."
"Haruskah aku dipatahkan?"

Aku mencabut bunga
sampai ke akarnya sekalian
kubawa ke suatu taman
dekat rumah nan indah rupa

Dan kutanam lagi bunga itu
kini ia subur tumbuh semi
dan mekar berbunga selalu....

Belum sempat kunikmati indahnya kelopak
bunga nan indahpun dipetik orang yang lalang
hanya batang yang tertinggal
apes benerrrrrr.......

[+/-] Selengkapnya...


No Essay....



[+/-] Selengkapnya...

Ada kalanya cerita yang awalnya begitu indah, kita mengganggap cerita indah itu akan menemukan cerita terindahnya pada akhirnya. Tapi tidak bagi aku, awalnya aku begitu menggebu-gebu pada keindahan-keindahan yang sepertinya pasti akan kuraih, pada kenyataanya hanya sebuah fatamorgana, aku hanya bisa bengong melihat situasi tersebut. "Ahhh...masih kaku saja aku ini" merebahkan kepala di atas dua lengan yang kusilangkan.

Desahanku tak jua membuat sakitku ini lebur dengan nafas yang ku keluarkan dari hidungku. Berangkat dari rasa yang menggebu-gebu, anganku yang terlalu jauh dan asa yang begitu besar, sore itu begitu indah awalnya. senyumnya masih seperti dulu, candanya juga masih seperti dulu, mata teduhnya juga sama masih seperti dulu, kecil, lincah, dan renyah tertawanya jelas tidak ada perubahan.
Aku begitu semangat, dan cinta, harapan serta impian siap aku sandarkan di dirinya. Bahkan di depan pintu pagar rumahnya aku sempat berangan-angan pada masa depanku, disinilah masa depanku kelak. Akan tetapi di depan pagar rumahnya itu juga sebelum sepenuhnya aku tancapkan tonggak-tonggak impian itu, dia sudah menghancurkannya.
Kau kenalkan aku pada seseorang ....
cerita ini masih berlanjut, nanti kalo ada waktu lagi. Hhee...

[+/-] Selengkapnya...

Lama ga bersua sama blog, jadi kangen, seperti aku kangen sama pacar [waktu punya pacar]. Sejenak aku mengamati tampilan blogku, cantik sama seperti pacarku [waktu aku punya pacar]. Dan akupun terbuai dan menikmati setiap lekukan bentuknya, facenya membuatku sejenak melupakan masalahku, kembali aku dibawanya untuk tersenyum.

Egois...sepertinya aku egois, di saat aku ga membutuhkanya dia ku tinggal begitu saja. Giliran aku ga ada masalah, aku lupakan dia. Dan di saat aku lagi bersenang-senang hanya sepintas aku melihatnya. Kegembiraanku, kerianganku tak pernah terbagi untuknya.

Jahat... dan spertinya aku juga jahat ma dia, disaat hati lagi galau, aku baru teringat akan keberadaanya. Tak kala diri ini berasa kesepian, selalu terbayang senyumannya dan banyak masalah-masalah melabrak aku saat itu, hanya dia yang teringat di benakku, hanya dia tujuan akhir dari masalahku dan dialah sebenernya solusi terbaik buatku, pemberi keputusan yang bijak dan pemberi ketenangan akan jiwa-jiwa yang sedang resah. Maapin aku sayang...
Ketenangan dan rasa bersalahku yang tak berasa karena dia tak bernyawa, tak bernafas, dan tidak hidup. Tapi apakah dengan keberadaanya yang demikian menjadikan aku hilang rasa penghormatan padanya??? itulah sikapku selama ini terhadap dia, bahkan aku tak menyadarinya. Padahal dengan kondisinya sekarang, beserta kekurangan dan kelebihan yang ada, dia sebenarnya lebih baik dari siapapun di dunia ini yang aku kenal atas perlakuanya terhadap aku.
"Tak bernyawa tapi punya hati, tak hidup tapi punya nurani".
Dialah belahan jiwaku yang lain . . .

[+/-] Selengkapnya...

Aku bahagia . . .
Menyudahi pembicaraan lewat phone yang membuat aku berasa kek cacing kepanasan. Lega terasa, tapi masalah tidak berhenti sampai disini, aku dah terlanjur bilang “iya” untuk menjemput dia nanti sore, “dia kangen aku juga kangen”. Masa bodoh dengan nanti yang akan terjadi, mau kek kambing kek, kek sapi ompong kek, kek tokek kek atau kek cacing kepanasan, terserahhhhh…...intinya aku ketemu.

Untuk sementara mengabaikan rasa bersalahku, menyudahi kenanganku saat bersamanya. Sebaliknya kupersiapkan jiwa playboyku tapi kali ini aku tidak akan mempermainkanya, jiwa ini hanya sekedar untuk membangkitkan keberanian dan menutup rasa bersalahku, entah kapan waktunya aku pasti akan meminta maaf setulus hati. [serius]

Aku merasa belum siap untuk ketemu dia saat ini, menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang terlontar dari mulutnya nanti.


Tiba-tiba aku di kejutkan dengan suara ringthone hpku, ada sms masuk dari si dia “Mas, jgn lupa nanti sore ya? :)” singkat tapi penuh makna, ada kebahagiaan yang terlintas, tapi aku tak bisa menahan detak jantung yang kian cepat. Dengan kalimat apa aku membalasnya, mau bilang “iya” ketakutan ini kian terasa, bilang “tidak jadi dik, aku lembur nih” ahh… kenapa aku mulai beralasan lagi, padahal aku dah berjanji untuk tidak mengulanginya lagi sama dia. Tetapi....justru kalimat yang mengecewakan itu yang terkirim!!! gubraks!


Tak lama
kemudian aku menerima balasan dari dia, justru kali ini aku makin ketakutan, tanganku gemeteran untuk membuka inbox hpku. Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa aku ga bisa menjadi orang yang terbaik bagi dia? Kenapa aku hanya bisa melakukan kekecewaan demi kekecewaan buat dia?! Aku sadar tapi aku goblok, pengecut!!

Pelan tapi pasti aku buka inbox hpku, baru kali ini aku buka inbox hpku diiringi doa-doa, basmallah, al fatehah, dan ayak kursi, Jah, jadi kayak mau buka kuburan
keramat.Hahahahahahaaaa.......
Dengan je
las tulisan jawaban sms dari dia dan disertai huruf kapital “POKOK'A DATANGGGGG......MARAH NIH!!!” aku jadi merasa bersalah. Mungkin kalo aku ga pake doa-doa bisa jadi tulisan itu akan lebih panjang lagi“pokok’a datang….marah ni!! Dasar kambing! playboy cap kadal! lo ga ngerasa telah mempermainkan gw! Mana tanggung jawab lw brengsekk?!! pengecut lw!!!!!” andai tulisan itu benar, apa yang harus aku perbuat? Hanya ada seutas tali rapiah neh, dengan panjang kira-kira 1 meter, cukup ga?
Lemassss…..

[+/-] Selengkapnya...

“Kelakuan si kucing garong, main embat main sikat, wajah beringasan…..” Ringthone phoneku tiba-tiba berbunyi, seketika membuyarkan keseriusanku saat bekerja “Hallo…..”Aku memberikan sinyal kepada seseorang di seberang sana bahwa hp sudah aku angkat. Standard dan tak berharap banyak ntuk telpon kali ini, seperti hari biasa paling dari “si dia” pikirku, yang hanya basa-basi menanyakan makan siangku, jangan lupa sholat. Pertanyaan yang slalu sama hampir setiap hari pada jam yang sama persis seperti alarm hpku di saat membangunkan aku tadi pagi. “mas arie ya?” aku berhenti sejenak dari kesibukan jari2 ini di papan keyboard komputerku. Ternyata bukan dari si dia, tapi siapa ya? Otakku mulai bekerja menulusuri sebuah teka-teki kecil ini, mengira-ngira, menebak-nebak, dan suara ini sepertinya aku kenal dan sangat dekat terasa. Tiba-tiba hatiku berdesir, ada kerinduan yang bergejolak. “Aneh?” Suara itu di seberang sana yang ga kalah jernih sama nyanyian ringthone hpku, penuh manja dan sedikit basah, walaupun agak memaksa dengan pengucapan hurup “R” tapi masih terdengar “L”. Tanpa kusadari hati ini terbuai dan menjelajah ke masa indah yang telah terlewat, Otakku menjelajah dan berhenti pada suatu masa 2 tahun silam bersama orang yang persis mempunyai suara ini. Masa pada waktu aku belum menyadarinya bahwa sebenarnya aku bahagia, tp keegoisanku yang menutup itu smua. “Ini mas arie bukan?!” Suara itu terdengar lagi pelan dan penuh kehati2an. Sekali lagi suara itu membuat aku makin jauh ntuk mengenang. “Mas arie bukan seh nih?!” pengulangan pertanyaan yang agak sedikit keras akupun tersadar “eh..e..e…iya, ada apa ya?” Aku berusaha untuk tidak memvonis bahwa suara itu adalah dia. “aku anis mas, masih inget ga?” gubraks! Ternyata ga salah lagi perkiraanku akan suara itu. “Yang di saharjo itu loh, iiiiiiiih……jaad banget sih! Aaaahhhhh!!!! Seketika tubuh ini lemas tak berdaya, jantungku berdegup kencang. Aku tak mampu untuk beralasan kali ini, padahal dulu suara ini slalu aku permainkan, suara yang slalu aku lawan dengan kedustaan, kesombongan dan banyak alasan.”Kok diem seh?” masih dengan suara manjanya dan agak sedikit kesal. “eh..e…enggak kok nis, gi ribet aja neh” susah payah aku ntuk bersikap biasa dan berkilah, kening mulai basah dengan keringat kecil, jantung bergedup kencang. “Ohhh, masih sibuk ya? Rajinya…..dah waktu istirahat nih mas” kalimat sederhana, polos dan lugu seakan telah memaafkan apa yang telah kuperbuat waktu itu, “atau jangan2 mas arie kangen ya ma anis, gugup gitu. Hehee…” gubraks! sadarlah nis, kau telah kusakiti, atau kau ingin membalasku? Picik benar otakku ini mengira yang bukan2. ingin rasanya aku bilang "iya", tapi aku tak sanggup. Terus terang aku sangat tersiksa, aku belum siap, kenapa semua ini datang dengan tiba-tiba?!


Terpaksa dan jujur aku bilang “iya, aku kangen” ga terlintas di otakku kalimat lain selain iya, aku kangen. Kelihatan bodoh tapi aku akan kelihatan lebih ediot kalo aku diam. Suatu keputusan yang aneh, ternyata aku ini lemah, ga bisa berbuat banyak menghadapi suara itu.

[+/-] Selengkapnya...

Hanya terdengar suara AC di ruangan ini. Sunyi, sepi, semuanya seperti menunjukkan keterlelapan dalam dinginya malam. Mengapa mata ini susah untuk membuka gerbang impian, kenikmatan dan cerita lain di alam sana. Apakah seharian ini belum puas dengan alur cerita dunia yang entah kapan akan berakhir, bukanya sudah menjadi hal yang wajar jika drama ini akan di lanjutkan esok pagi, saat mentari menampakkan kehangatanya?

Pelan kubuka pintu, hembusan angin malam seketika menusuk sampai tulang pipiku, sejuk terasa. Keadaan luar sama halnya di dalam tadi. Hening, semuanya terlelap dan berpeluk dengan impian2.
waktu yang tepat utk sementara keluar dari kenyataan, menjadi diri sendiri yang utuh, yang sebenarnya.

Saat inilah aku merasa bahagia, teringat belahan jiwa yang sedang terlelap, slalu ada cerita tentang malam, tentang bintang yang paling kau suka, mendung yang membuat kau marah seakan menghalangi pancaran keindahanya. Saat itu juga kau remas jari ini kuat2, sesekali terdengar napas panjang yang kau buang dari hidung mungilmu itu dan bibir tipis basah yang kau gigit kecil.

Ternyata…
Bintangpun
tak jua nampak, sesaat kau lelah menantinya, bahu ini menjadi pelampiasan atas kemarahanmu, keegoanmu yang bergejolak membuat hatimu buta akan bintang yang sebenarnya, pancaran sinarnya yang sangat indah, melebihi gemerlapnya bintang yang jauh di atas sana. Sejenak kau lupa akan bintang yang ada di hati ini. Bintang yang slalu akan memberikan cahayanya di setiap langkah kamu, aku dan kita.
Selamat j
alan cinta, hati-hati di jalan, key?

Biarlah pendaran cahaya indahnya meneguhkan jiwa yang mulai lemah ini.

[+/-] Selengkapnya...

/riE : nad..
nadya : hai
/riE : gi ngapa?
nadya : aku lg chat
/riE : selain chat?
nadya : lg liat harga2 saham
nadya : br selesai mandi sih
/riE : ooo, di rumah toh?
nadya : iya,mas ari lg d warnet ya
/riE : iye
/riE : kmu skarg jarang ke warnetku nad
/riE : napa?
nadya : iya skr musim hujan,males keluar
/riE : tp jarang hujan jga
nadya : ach hampir tiap hari hujan
/riE : engga...sapa kata?
/riE : nih ja kering seharian
nadya : td pagi hujan
nadya : pas aku mau brangkat ngantor
/riE : trus, jd brangkat ga?
nadya : gak
nadya : hehehe
/riE : halah
nadya : pas buka pintu dpt rezeki,ya jd nya gak brangkat k ktr
/riE : he'e
/riE : kekna td pagi ga hujan nad ?
/riE : aku brangkat aman2 aj
nadya : aku brangkat jam 10
nadya : lumayan lama jg hujan nya
/riE : aku 7 pagi,hee..
/riE : nad
/riE : mo nanya neh?
nadya : nanya apa ya
nadya : jd deg degan nih
/riE : bismillahirrohman nirrohim...
nadya : amiin....
/riE : bentar, ambil nafas dolo
nadya : wah wah
/riE : gini nih klo mo ngomong agak serius dikid
nadya : hahahahah
nadya : cepetan mau nanya apa
/riE : nape tiba2 keningku berkeringat ya?
nadya : ntr gak aku jwb nih klo lama
nadya : heh
nadya : cepetan!!
nadya : jantungku berdetak kencang nih
/riE : sabar apa nad!?
/riE : aku gi ngatur nafas dolo
nadya :hehehee...
/riE : jd blibet gini
nadya : knp gt?
/riE : tau neh, penyakit dr dolo
/riE : klo mo ngomong serius pasti gini
nadya : ach lm pisan deh ngomongnya
nadya : mau nanya apa sih?!
/riE : nti ja deh nad
/riE : aku makan dolo
/riE : tenagaku lom mampu neh ntuk ngomong
/riE : ye?
nadya : lho kok gt sih
nadya : ya udh gpp
/riE : bener neh gpp ?
nadya : mas ari knp gt,mau dibikinin napas buatan
/riE : jgn gitu nad...
/riE : aku jd ga napsu makan neh dengerna
nadya : katanya laper
nadya : makan dong
/riE : Biz..pake acr npas buatan sgala,
/riE : duhg, makin tersengal-sengal neh napasku nad
/riE : ya dah
/riE : aku makan dolo nad
nadya : ok
/riE : mudah2an dgn aku makan, ada keberanian ntuk mengatakan sesuatu hal ke kmu
/riE : tunggu ja ya?
nadya : ok deh makan dl
BRB MAKAN (2 jam), lanjuddd.....
/riE : nad
nadya : ya
nadya : gmn mas ari,udh siap nanya nya
nadya : ntr aku gak mau jwb deh
/riE : lah, kok ga mau jawab?
nadya : iya
/riE : nape?
nadya : ok deh aku jwb
nadya : emang mau nanya apa sih
nadya : masalah apa
nadya : ya mudah2an aku bs jwb
/riE : okeh,
/riE : jujur ya nad jwbna?
/riE : nih demi kebaikan smuana
nadya : ok deh
nadya : ya
/riE : jd...gini nad
/riE : duhg, msh ga brani aja nih AKU
nadya : wah aneh bgt deh
nadya : masalh apa sih
nadya : apa ada hubungan nya dg aku..?
/riE : ada nad
nadya : ya trus gmn..
nadya : apa ku bikin salah
nadya : ach mas ari gak beres nih,mau nanya kok gak brani
/riE : ok nad....sory
/riE : mengenai warnet aku nad
/riE : curhat dikid gpp ya?
nadya : ok,gpp
/riE : skrg mulai turun neh omzet
/riE : sepi
/riE : kmu sbgai user sini
/riE : pasti tau dong kekurangan warnet aku
/riE : aku minta kritik ma sarnmu nad
/riE : apa2 yg kurang ma warnet aku
nadya : wah aku jd bingung nih
/riE : ya dah deh nad
/riE : aku ga maksa kok
/riE : santey aja
/riE : sory ya dah bikin nadya bingung dan deg2an
nadya : gpp mas
/riE : tp...masa seh kmu ga ada sdikitpun saran buat aku
/riE : atoo kritikan
/riE : pokokna yg kmu rasain saat maen di warnet aku paan ??
nadya : gak ada sih,baik2 aja
/riE : operatornya barangkali nad?
nadya : mungkin jg
/riE : judes?
/riE : jelek?
/riE : bau?
/riE : gendeng?
nadya : judes gak,
/riE : cerwet byk omong?
nadya : klo dulu2 warnet nya bersih,kamar mandinya jg bersih
/riE : gpp nad terusin aja
nadya : trus skr operatornya kurang melayaninya
nadya : memang sih banyak omong gpp,tp pelayanan nya jg hrs di perhatikan
nadya : krn orng yg dtng ke situ bukan pelanggan smua,
/riE : iya
nadya : aku liat operator nya kurang melayaninya,trus terakhir kmrin itu bnyk komputer yg gak bs browsing
nadya : lemodnya minta ampun mas!
nadya : itu aja sih
/riE : kurang melayani gmn maksud kmu nad?
nadya : maksdnya dia kurang memperhatikan,krn dia sibuk dg sendirinya(misalnya main games)
nadya : orng yang datang kan bingung,
nadya : aku susah jelasin nya
/riE : udah nad, ga ada yg laen?
nadya : gak ada
/riE : tuh operator yg mana nad, yg kurang merhatiin usernya?
/riE : aku ya?
nadya : bukan,
nadya : yg biasa
nadya : sbnrnya dia orangnya baik,dan banyak omong,tp ada tapinya
nadya : itu aja
/riE : iye
/riE : nti aku bimbing dia nad
nadya : ya gt deh
/riE : maklum namanya jga anak baru
nadya : iya...
/riE : nad...
nadya : ya
/riE : makasih byk ya ats saran dan kritikanya
/riE : td bil bingung, tp....banyak jga kritikanya
nadya : ach jgn gt dong
nadya : mas....
/riE : iyah
/riE : dingin neh nad
nadya : udah ah, nanti lepas baju lg neh
nadya : denger rayuannya mas arie
/riE :[ikon ngakak sama ikon ciuman]

[+/-] Selengkapnya...

Langgan: Entri (Atom)